Sungai Wall Tercemar, Ribuan Warga di OKU Resah: PT AOC Diduga Jadi Penyebab Utama

banner 468x60

Foto : Suasana warga cek lokasi penyebab keruhnya Air wal

Baturaja | informasinews.id – Ribuan warga di tujuh desa di Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, resah akibat tercemarnya aliran Sungai Wall yang menjadi sumber utama kebutuhan air sehari-hari. Pencemaran yang telah berlangsung selama dua bulan terakhir itu diduga kuat berasal dari aktivitas galian milik PT Abadi Ogan Cemerlang (AOC) di Desa Gunung Kuripan.

banner 336x280

Temuan tersebut diungkap langsung oleh tiga kepala desa terdampak setelah melakukan pengecekan ke lokasi operasional perusahaan. Kepala Desa Gunung Meraksa, Dahlan, menyebut bahwa kunjungan investigatif dilakukan bersama Kepala Desa Merbau, Adiar Marelo, dan Kepala Desa Bandar Agung, Adi Iskandar, pada Rabu malam (9/7).

“Dari hasil pengecekan lapangan bersama perangkat desa dan karyawan PT AOC, kami menemukan limbah dari galian perusahaan mengalir ke Sungai Lempaung, yang kemudian bermuara ke Sungai Wall,” kata Dahlan.

BACA JUGA :  Ormas Keagamaan GNPF Desak Pemkab Tutup Total Tempat Hiburan Malam

Menurutnya, salah satu karyawan perusahaan bernama Catur bahkan telah mengakui pencemaran tersebut dan menandatangani surat pengakuan bermaterai.

Pencemaran ini berdampak luas terhadap ribuan warga di Desa Merbau, Sumber Bahagia, Gunung Meraksa, Air Wall, dan beberapa desa lain yang menggantungkan kebutuhan mandi, cuci, kakus (MCK), dan konsumsi harian dari sungai tersebut.

“Sudah ada warga yang mengalami gatal-gatal. Jika tidak ada kesepakatan atau tanggung jawab dari pihak perusahaan, kami akan mempertimbangkan jalur hukum,” tegas Dahlan.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU dikabarkan telah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengambil sampel air guna uji laboratorium.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT AOC belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pencemaran tersebut. (*)

banner 336x280