
Foto : Suasan Kegiatan
Prabumulih l Informasinews.id – Sapar (52), seorang warga Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, kini sedang berjuang melawan penyakit ginjal yang telah menggerogoti tubuhnya selama bertahun-tahun. Ia terpaksa menjalani cuci darah secara rutin untuk bertahan hidup. Namun, dengan semakin sulitnya kondisi ekonomi, Sapar hampir menyerah karena tidak mampu menanggung biaya pengobatan yang semakin membengkak. Meskipun begitu, keluarga Sapar terus berusaha agar ia dapat memperoleh perawatan yang sangat dibutuhkan.
Di tengah keputusasaan yang melanda, muncul secercah harapan. DKC Garda Prabowo Prabumulih, yang baru dibentuk pada 17 Februari 2025, datang memberikan bantuan yang sangat berarti bagi Sapar. Pada Senin, 24 Februari 2025, Sapar akhirnya dapat menjalani hemodialisis di RSUD Kota Prabumulih berkat uluran tangan organisasi ini. Bantuan tersebut tidak hanya sekadar mencakup biaya pengobatan, tetapi juga menjadi simbol kepedulian yang hadir di tengah ketidakpastian.
Ketua DKC Garda Prabowo Prabumulih, Sulaiman alias Sule, menyampaikan rasa keprihatinannya terhadap kondisi banyak warga seperti Sapar yang menderita dalam diam. “Kami tidak bisa membiarkan saudara-saudara kita seperti Pak Sapar berjuang sendirian. Kesehatan adalah hak semua orang, bukan hanya bagi mereka yang memiliki uang,” ungkap Sulaiman dengan mata berkaca-kaca.
Keputusan untuk memberikan bantuan ini ternyata sangat mengharukan keluarga Sapar. Istri Sapar, yang selama ini berjuang keras mencari cara agar suaminya bisa terus berobat, tak dapat menahan tangis saat menerima bantuan tersebut. “Kami sudah hampir menyerah, tidak tahu lagi harus bagaimana. Namun, Allah mengirimkan orang-orang baik seperti kalian untuk membantu kami,” ujar istri Sapar dengan suara bergetar, sambil terus menghapus air matanya.
Bagi DKC Garda Prabowo Prabumulih, bantuan yang diberikan kepada Sapar bukanlah akhir dari perjuangan mereka, melainkan awal dari komitmen untuk membantu lebih banyak warga yang terpuruk dalam kesulitan serupa. “Kami berjanji akan terus berupaya agar tak ada lagi warga yang terpaksa memilih antara bertahan hidup atau menyerah hanya karena ketidakmampuan finansial. Tidak ada lagi ‘Sapar’ lainnya yang kehilangan harapan,” tegas Sulaiman.
Di tengah kesulitan hidup yang kian menghimpit, kepedulian seperti yang ditunjukkan oleh DKC Garda Prabowo Prabumulih menjadi oase di tengah padang pasir. Bagi mereka yang hampir menyerah, bantuan ini bukan hanya soal materi, tetapi juga sebuah harapan untuk terus berjuang, meskipun dunia terasa begitu berat.(Edi)










