Kelompok Tani Pelepak Pute Desak PT Rebinmas Jaya Segera Penuhi Kewajiban Pembangunan Kebun Plasma

banner 468x60

Foto : suasana aksi

Sijuk | informasinews.id – Kelompok Tani Pelepak Pute mengeluarkan pernyataan tegas terkait keluhan mereka terhadap PT Rebinmas Jaya yang belum juga memenuhi kewajiban pembangunan kebun plasma untuk masyarakat Desa Pelepak Pute, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Persoalan yang telah berlangsung lebih dari dua dekade ini terus berlanjut tanpa penyelesaian yang jelas, meski berbagai upaya komunikasi telah dilakukan sejak tahun 2024.

banner 336x280

Kelompok Tani Pelepak Pute menilai perusahaan tersebut telah berulang kali menunda-nunda pelaksanaan janji dan mengabaikan hak-hak masyarakat. Menurut Yusdi, Ketua Kelompok Tani Permai Indah, masyarakat sudah terlalu lama bersabar. “Kami sudah cukup bersabar selama lebih dari dua dekade. PT Rebinmas Jaya tidak bisa terus menghindar dan mengabaikan hak-hak masyarakat. Kami menuntut perusahaan segera merealisasikan pembangunan kebun plasma sesuai komitmen yang telah disepakati,” tegasnya.

BACA JUGA :  Kios Pupuk Bina Usaha Diduga Langgar Aturan Pemerintah, Jual Pupuk Subsidi ke Luar Kabupaten

Salah satu masalah yang mencuat adalah isi surat yang dikeluarkan oleh Head Legal PT Rebinmas Jaya pada 1 Maret 2025. Surat tersebut dinilai tendensius dan meremehkan perjuangan masyarakat. “Surat itu seolah ingin mengadu domba dan melemahkan perjuangan kami dengan menggambarkan aspirasi ini hanya datang dari segelintir orang. Padahal, ini adalah hak masyarakat yang telah diperjuangkan selama lebih dari 23 tahun,” ujar Yusdi dengan penuh penekanan.

Asman, Ketua Kelompok Tani Tunas Jaya, menegaskan bahwa PT Rebinmas Jaya wajib hadir dalam pertemuan yang akan difasilitasi oleh Kecamatan Sijuk. “Jika PT Rebinmas Jaya tetap mengabaikan tuntutan ini, masyarakat tidak akan tinggal diam. Kami siap menggelar aksi langsung ke lokasi perusahaan dan mengambil langkah-langkah lebih tegas untuk memastikan hak kami tidak terus dilanggar,” kata Asman.

Kelompok Tani Pelepak Pute juga mendesak Camat Sijuk untuk segera memfasilitasi pertemuan antara masyarakat dan perusahaan guna mencegah potensi konflik yang lebih besar. “Kami tidak mencari konfrontasi, tetapi jika hak-hak kami terus diabaikan, kami siap berjuang sampai tuntas,” tambahnya.

BACA JUGA :  Target Terlampaui, 77 Rumah Tak Layak Huni di OKU Telah Diperbaiki

Dalam pernyataan sikap yang dikeluarkan, masyarakat menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam jika PT Rebinmas Jaya terus mengingkari janji dan menunda pembangunan kebun plasma yang sudah lama dinantikan. “Kesabaran kami ada batasnya,” ujar salah satu perwakilan masyarakat, menambahkan bahwa surat dari PT Rebinmas Jaya yang merendahkan perjuangan mereka sangat disayangkan.

Sebagai langkah konkret, Kelompok Tani Pelepak Pute menuntut beberapa hal dari PT Rebinmas Jaya:

  1. Kehadiran perusahaan dalam pertemuan yang difasilitasi oleh Kecamatan Sijuk untuk membahas perjanjian kerjasama dan meminta klarifikasi serta permintaan maaf atas pernyataan yang merendahkan perjuangan masyarakat.
  2. Jika perusahaan tetap mengabaikan tuntutan ini, masyarakat siap menggelar aksi langsung ke lokasi PT Rebinmas Jaya.
  3. Apabila dalam waktu dekat tidak ada solusi, masyarakat akan melaporkan permasalahan ini kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.
  4. Masyarakat juga siap menemui langsung pemilik PT Rebinmas Jaya di Malaysia untuk menyampaikan keluhan dan memastikan perhatian serius terhadap persoalan ini.
BACA JUGA :  Di Balik Listrik yang Menyala: Tim PLN Berhasil Jalankan Misi Pemeliharaan Penghantar 150 kV

Kelompok Tani Pelepak Pute berharap Camat Sijuk segera mengambil langkah fasilitasi untuk menghindari konflik lebih lanjut. “Kami tidak menginginkan konflik, namun hak-hak kami harus dihormati,” ujar ketua kelompok tani tersebut.

Pernyataan sikap ini menggambarkan keteguhan masyarakat dalam memperjuangkan hak-haknya yang telah lama diabaikan oleh PT Rebinmas Jaya. Jika tidak ada solusi konkret, masyarakat siap mengambil langkah lebih lanjut untuk memastikan masalah ini mendapatkan perhatian yang pantas.(Ril)

banner 336x280