Apel Kesiapsiagaan Bencana 2025 di OKU Selatan, Pemerintah Daerah Tegaskan Komitmen Hadapi Risiko Bencana

banner 468x60

Foto : Apel Kesiapsiagaan Bencana 2025 di OKU Selatan, Pemerintah Daerah Tegaskan Komitmen Hadapi Risiko Bencana

OKU Selatan | infromasinews. Id –Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2025 sebagai bentuk komitmen dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam yang mengancam wilayah tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 5 Agustus 2025, di Lapangan Kantor Bupati OKU Selatan.

Apel dipimpin langsung oleh Bupati OKU Selatan, Abusama, S.H., dan turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Ketua TP PKK Kabupaten, Ketua Gabungan Organisasi Wanita, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat se-Kabupaten OKU Selatan, serta perwakilan BUMN/BUMD dan organisasi kemasyarakatan.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Bupati Abusama menekankan bahwa apel ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya strategis untuk memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

BACA JUGA :  Rapat Paripurna DPRD Usulan Pemberhentian dan Penetapan Bupati-Wakil Bupati Musi Rawas Terpilih 2025-2030

“Kesiapsiagaan adalah kunci utama dalam mengurangi risiko bencana. Kita harus senantiasa siap dan tanggap terhadap segala kemungkinan agar dampaknya dapat diminimalkan,” ujar Bupati.

Ia juga menyoroti bahwa faktor perubahan iklim dan kondisi geografis menjadikan OKU Selatan sebagai daerah yang rentan terhadap berbagai jenis bencana, seperti banjir, tanah longsor, dan kebakaran hutan.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan, Koni Rumli, S.Pd., MM, dalam laporannya menyatakan bahwa BPBD terus melakukan penguatan di berbagai lini, termasuk membangun sistem peringatan dini, meningkatkan kapasitas tim relawan desa dan kecamatan, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya mitigasi bencana.

“BPBD tidak dapat bekerja sendiri. Kolaborasi semua pihak, mulai dari perangkat daerah, aparat keamanan, relawan, hingga masyarakat, sangat penting dalam menciptakan ketangguhan menghadapi bencana,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan berharap seluruh pihak semakin waspada dan terkoordinasi dalam penanggulangan bencana demi terciptanya keselamatan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(*)

banner 336x280