Bupati OKU Hadiri Rapat Persiapan Peresmian Goa Harimau Sebagai Cagar Budaya Nasional

banner 468x60

Foto : Bupati oku hadiri rawt penting di kementrian Budaya

Baturaja | informasinews.id – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terus menunjukkan komitmennya dalam pelestarian warisan budaya nasional. Hal ini ditandai dengan kehadiran langsung Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, dalam rapat koordinasi yang digelar oleh Kementerian Kebudayaan di Jakarta, sebagai bagian dari persiapan peresmian Goa Harimau sebagai situs cagar budaya nasional.

banner 336x280

Rapat tersebut menjadi momen penting dalam rangkaian agenda menjelang peresmian yang dijadwalkan berlangsung pada awal Juni 2025 mendatang. Goa Harimau, yang berlokasi di Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, merupakan situs arkeologi bersejarah yang selama ini menjadi perhatian para arkeolog dan peneliti budaya.

Dalam agenda peresmian nanti, situs ini akan secara resmi ditetapkan sebagai cagar budaya nasional oleh Menteri Kebudayaan, yang dijadwalkan hadir langsung di lokasi. Salah satu poin penting dalam rapat adalah penggabungan koleksi artefak bersejarah yang berkaitan dengan tokoh legenda lokal, Sipahit Lidah, ke dalam Museum Goa Harimau. Koleksi tersebut juga akan terintegrasi dengan Museum Manusia Purba yang berada di kawasan yang sama, sebagai upaya memperkaya narasi sejarah sekaligus meningkatkan daya tarik wisata edukatif di wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Kepala Dusun di OKU Diamankan Polisi Terkait Kasus Dugaan Penadahan Mobil Bodong

Bupati Teddy Meilwansyah menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kebudayaan atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada Kabupaten OKU. Ia menilai penetapan Goa Harimau sebagai cagar budaya nasional merupakan langkah besar dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata dan pendidikan di daerahnya.

“Ini adalah momentum penting bagi Kabupaten OKU. Dengan dijadikannya Goa Harimau sebagai cagar budaya nasional, kami berharap daerah kami dapat menjadi pusat studi dan wisata sejarah, serta semakin dikenal luas oleh masyarakat Indonesia dan dunia,” ujar Teddy kepada wartawan, Kamis (24/4/2025).

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat OKU untuk turut menyambut pembukaan museum yang direncanakan bersamaan dengan peresmian nanti. “Masyarakat OKU sudah banyak yang menanyakan soal peresmian ini. Kita harap museum ini ramai dikunjungi masyarakat kita saat pembukaan nanti,” tambahnya.

Rapat juga membahas kesiapan infrastruktur pendukung, seperti akses jalan, fasilitas umum, serta strategi promosi untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara. Pemerintah daerah bersama Kementerian Kebudayaan berkomitmen untuk bersinergi demi kelancaran peresmian dan keberlanjutan pengelolaan situs budaya tersebut.

BACA JUGA :  Rayakan Idul Fitri 1447 H, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan dan Pembangunan

Peresmian Goa Harimau diharapkan menjadi tonggak baru dalam pelestarian budaya Indonesia, serta menjadikan kawasan ini sebagai destinasi wisata sejarah dan edukasi unggulan, khususnya bagi masyarakat Sumatera Selatan. (Ril)

banner 336x280