
Prabumulih | informasinews. Id – Pemerintah Kota Prabumulih melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi dan sinergi tahun 2025 di Ruang Rapat Lantai 1 Pemkot Prabumulih. Agenda ini difokuskan pada penguatan kolaborasi dalam mengatasi persoalan persampahan, penanganan banjir, serta upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kota.
Rapat penting tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, antara lain Polres Prabumulih, Kejaksaan Negeri, Dandim, Danyon, BNN, Koramil, Pengadilan Agama (PA), Pengadilan Negeri (PN), serta seluruh kepala desa se-Kota Prabumulih. Hadir pula Wali Kota Prabumulih untuk memberikan arahan langsung.
Dalam sambutannya, Wali Kota Prabumulih menegaskan pentingnya sinergisitas antarinstansi dalam menyelesaikan persoalan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia menyoroti persoalan sampah yang memerlukan sistem pengelolaan yang lebih efektif, termasuk kolaborasi lintas sektor untuk memastikan kebersihan kota tetap terjaga.
Selain itu, Wali Kota juga menekankan perlunya langkah terukur untuk mengantisipasi potensi banjir memasuki musim penghujan, mulai dari normalisasi drainase hingga peningkatan koordinasi dengan pihak kelurahan dan desa. Tak kalah penting, isu penyebaran DBD juga menjadi perhatian utama, mengingat kasus yang kerap meningkat pada periode tertentu.
“Kerja sama yang kuat antarinstansi adalah kunci. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Persoalan sampah, banjir, dan DBD hanya dapat diminimalisir bila semua bergerak bersama,” ujar Wali Kota Prabumulih.
Rapat tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan komitmen Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan, kesehatan, dan kenyamanan lingkungan Kota Prabumulih sepanjang tahun 2025.(Edi S)










