
Prabumulih | informasinews.id — Kapolres Prabumulih AKBP GUNARTO, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil menghadiri kegiatan Sedekah Bedusun/Adat yang dilaksanakan di Balai Adat “Pehabung Uleh”, Dusun Prabumulih, Jalan Basuki Rahmat RT/RW 01/02, Kelurahan Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih.
Kegiatan yang berlangsung mulai sekira pukul 09.10 WIB tersebut turut dimonitor oleh Unit Intelkam Polsek Prabumulih Barat sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat selama kegiatan adat berlangsung.
Kegiatan Sedekah Bedusun/Adat tersebut dihadiri Wakil Walikota Prabumulih H. FRANKY NASRIL, S.KOM., M.M., Sekda Prabumulih ELMAN, ST, M.M., Asisten 1 Kota Prabumulih Drs. ARIS PRIADI, S.H., M.Si., serta sejumlah pejabat dan unsur pemerintahan, TNI-Polri, kejaksaan, tokoh adat dan tokoh masyarakat.
Dari jajaran Polres Prabumulih hadir Kasat Intelkam Polres Prabumulih IPTU KIKI HERRY KISWANTO, S.Sos dan Kapolsek Prabumulih Barat IPTU TOMAS SISWO PURNOMO, SH., bersama personel Polsek Prabumulih Barat dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Prabumulih.
Turut hadir Perwakilan dari Yon Zipur 2/SG LETTU CZI SUMARYA, Kejaksaan Negeri Prabumulih yang diwakili Kasi Barang Bukti IWAN SUSILO, S.H., Camat Prabumulih Barat EDI SUANTO, SH, MSi, Lurah Prabumulih BERMAN, S.Kom., serta unsur pemerintahan dan masyarakat lainnya.
Sementara dari unsur adat hadir Ketua Adat Kelurahan Prabumulih ERWADI, ST, M.M., Kepala Menyan Kelurahan Prabumulih M. FREDY, serta Ketua Empat Penjuru Adat Kampung Kelurahan Prabumulih, yakni MAT ANTAP, SEHAMEN, M. SAILI R dan KECOH.
Kegiatan juga diikuti para Ketua RT/RW se-Kelurahan Prabumulih, Linmas, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta masyarakat Kelurahan Prabumulih yang berjumlah kurang lebih 200 orang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tari penyambutan, dilanjutkan pembukaan, sambutan, peribadatan, doa, pelaksanaan belangir, foto bersama dan penutup. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan.
Dalam sambutannya, Ketua Adat/Pelaksana Sedekah Bedusun ERWADI, ST, M.M., menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat yang telah hadir serta mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurut ERWADI, ST, M.M., Sedekah Bedusun/Adat merupakan tradisi warisan nenek moyang yang telah dilaksanakan secara turun-temurun sebagai bentuk rasa syukur, khususnya bagi masyarakat Dusun Prabumulih.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam tradisi tersebut terdapat benda yang disebut “Sake Pugok”, yang menurut penuturan masyarakat adat menjadi bagian dari sejarah yang berkaitan dengan cikal bakal berdirinya Kota Prabumulih dan diperingati setiap tanggal 17 Oktober.
Sementara itu, Wakil Walikota Prabumulih H. FRANKY NASRIL, S.KOM., M.M., mengapresiasi panitia dan masyarakat Dusun Prabumulih yang telah melaksanakan kegiatan Sedekah Bedusun/Adat tersebut.
“Tradisi dan budaya yang telah dibentuk oleh leluhur harus terus kita lestarikan dan diturunkan kepada generasi muda di Kota Prabumulih,” ujar H. FRANKY NASRIL, S.KOM., M.M.
Ia menambahkan, kegiatan Sedekah Bedusun menjadi salah satu bentuk kebersamaan masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT Kota Prabumulih, dengan harapan seluruh kegiatan dapat berlangsung dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kapolres Prabumulih AKBP GUNARTO, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil melalui kehadirannya turut menunjukkan dukungan terhadap kegiatan masyarakat yang mengedepankan pelestarian budaya, silaturahmi dan kebersamaan.
Kehadiran personel Polsek Prabumulih Barat dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut juga merupakan bentuk pelayanan Polri dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif.
Tradisi Sedekah Bedusun yang dilaksanakan para sesepuh dan pemangku adat bersama masyarakat juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi, meningkatkan semangat gotong royong serta membangun kebersamaan antarwarga.
Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai budaya lokal diharapkan tetap terjaga dan dapat dikenalkan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas masyarakat Kota Prabumulih, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh adat dan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi aman, tertib dan kondusif, serta seluruh rangkaian acara dapat dilaksanakan hingga selesai.(Edi)













