Kapan Ikon Prabumulih, Gerbang Kota Berdiri Tegak dan Merah? LSM APM Soroti Dishub Dinilai Lamban ‘Action’

banner 468x60

Foto : suasana kegiatan

Prabumulih | informasinews.id – Tahun 2025 telah berlalu dan kini memasuki 2026. Namun hingga awal tahun ini, ikon Kota Prabumulih berupa Gerbang Kota tak kunjung berdiri tegak dan kembali merah menyala seperti sebelumnya.

banner 336x280

Padahal, pasca insiden tertabraknya gerbang kota oleh mobil tronton angkutan berat beberapa waktu lalu, pihak pemilik kendaraan telah menyatakan kesanggupan bertanggung jawab atas kerusakan tersebut. Sayangnya, bentuk pertanggungjawaban itu dinilai tidak tuntas dan berlarut-larut.

Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Pemantau Anggaran (LSM APM) menyoroti lambannya penyelesaian pembangunan gerbang kota tersebut. Bahkan, LSM APM secara tegas menilai Dinas Perhubungan (Dishub) Prabumulih lamban dalam mengambil tindakan (action), sehingga pembangunan tidak kunjung rampung.

Ketua DPD LSM APM Sumsel, Abi Rahmat Rizki, didampingi Sekretaris Jenderal Rendi Barlindo, kepada awak media, Kamis, 1 Januari 2026, mengaku sangat menyesalkan kondisi tersebut.
“Ini sudah masuk tahun 2026, tapi gerbang kota yang menjadi kebanggaan masyarakat Prabumulih belum juga berdiri tegak dan layak. Padahal sudah ada pengakuan tanggung jawab dari pemilik kendaraan. Jangan hanya janji,” tegas Abi.

BACA JUGA :  Perayaan HUT OKU Selatan ke-21: Gedung Baru RSUD Muaradua dan Rumah Dinas Bupati Diresmikan

Abi menilai Dishub Prabumulih seharusnya bersikap lebih tegas dan profesional dalam mengawal proses pertanggungjawaban tersebut.
“Dishub jangan mudah termakan janji-janji manis. Harus ada batas waktu yang jelas dan langkah konkret. Kalau memang bertanggung jawab, selesaikan sampai gerbang kota berdiri kokoh dan representatif,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Pjs Ketua LSM APM, Suwarno. Ia menegaskan bahwa gerbang kota bukan sekadar bangunan biasa, melainkan simbol dan wajah Kota Prabumulih di mata masyarakat maupun pendatang.

“Gerbang kota itu ikon. Wajah kota. Kalau dibiarkan terbengkalai, ini mencerminkan lemahnya pengawasan dan penegakan tanggung jawab. Kami mendesak Dishub segera bertindak tegas dan transparan,” kata Suwarno.

LSM APM menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga pembangunan gerbang kota benar-benar selesai dan berdiri tegak sesuai harapan masyarakat Prabumulih.(Edi S)

BACA JUGA :  Diduga Dikerjakan Kerabat Dewan, Proyek Fokir DPRD Muara Enim Tuai Polemik Karena Buruknya Kualitas Pekerjaan

banner 336x280