Lantik 11 Pejabat, Bupati OKU Tegaskan Kinerja Dievaluasi 3 Bulan

banner 468x60



Baturaja | informasinews.id — Sebanyak 11 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) resmi menempati jabatan baru. Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah S.STP., M.M., M.Pd menegaskan, kinerja para pejabat tersebut akan menjadi perhatian dan dievaluasi kembali paling cepat dalam tiga bulan ke depan.

Penegasan itu disampaikan Bupati saat melantik dan mengambil sumpah 11 pejabat di lingkungan Pemkab OKU, yang dipusatkan di Ruang Induk Rumah Dinas Bupati OKU, Kamis (24/9/2026).

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati OKU Nomor 800.1.3.3/627/KPTS/XLII/III/2026. Adapun 11 pejabat yang dilantik yakni Tetty Verawati, S.STP., M.M., sebelumnya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, dilantik menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) OKU.

Kemudian Priyatno Darmadi, S.Sos., M.Si., sebelumnya Kepala Bapenda, dilantik menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa OKU. Firmansyah, S.T., M.Si., sebelumnya Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, dipercaya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan. Juarsyah, S.Sos., M.M., sebelumnya Kepala Dinas Perikanan, dipercaya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan.

Selanjutnya Yan Kurniawan, S.STP., M.M., sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, dilantik menjadi Kepala Dinas Perikanan OKU. M. Monang Suryadinata, S.Sos., M.Si., sebelumnya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dilantik menjadi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan OKU.

Kemudian Tommy, S.H., M.Si., sebelumnya Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) OKU, dilantik menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) OKU.

Sementara Hasan HD, S.Sos., M.S.E., sebelumnya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, dilantik menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UKM OKU. Selanjutnya Nanang Nurzaman, S.I.P., M.Si., sebelumnya Kepala BKPSDM, dilantik menjadi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan.

Imron, HS, S.T., M.Si., sebelumnya Kepala DPMPTSP, dilantik menjadi Kepala BKPSDM OKU. Sedangkan Kadarisman, S.Ag., M.Si., sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan, dilantik menjadi Kepala DPMPTSP OKU.

Dalam sambutannya, Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah menegaskan bahwa penempatan para pejabat tersebut bukan merupakan hasil lelang jabatan. Para pejabat sebelumnya mengikuti proses jobfit yang melibatkan pihak-pihak berkompeten.

Ia menjelaskan, proses penilaian dilakukan oleh tim dan hasilnya kemudian disimpulkan oleh panitia seleksi (pansel). “Penilaian jobfit ini ditentukan oleh teman-teman masing-masing, hasilnya disimpulkan oleh tim pansel. Bahkan kami tidak datang saat jobfit,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan, jabatan yang diberikan bukan sekadar pergantian posisi, tetapi disertai tuntutan kinerja dan tanggung jawab. Karena itu, para pejabat yang baru dilantik akan kembali dievaluasi dalam rentang waktu tiga hingga enam bulan. “Pelantikan ini adalah hal yang biasa terjadi. Ke depan, paling cepat tiga bulan atau paling lambat enam bulan akan dievaluasi kembali,” tegasnya.

Bupati berharap evaluasi tersebut nantinya tidak diikuti dengan perubahan jabatan dalam waktu dekat. Ia juga menyampaikan bahwa ke depan pengisian jabatan di lingkungan Pemkab OKU tidak lagi mengandalkan mekanisme jobfit maupun lelang jabatan. Pemkab OKU mulai mengarah pada penerapan manajemen talenta sebagai bagian dari sistem pengembangan karier ASN.

“Saya berharap tidak ada lagi perubahan lagi. Ke depan tidak ada lagi jobfit dan lelang jabatan, kita akan menerapkan manajemen talenta,” katanya.

Menurut Bupati, penerapan manajemen talenta akan menempatkan ASN berdasarkan kompetensi dan potensi yang dimiliki. Setiap ASN memiliki penilaian masing-masing yang menjadi bagian dari proses pengembangan karier. “Semua ditentukan oleh masing-masing, ada BOK 1 sampai 9, dan semua ada nilainya,” imbuhnya.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Bupati berpesan agar amanah dan tanggung jawab yang diberikan dapat dijalankan dengan sungguh-sungguh. Ia mengingatkan bahwa setiap jabatan memiliki risiko dan tanggung jawab yang harus dihadapi. Karena itu, para pejabat diminta tidak terlena dengan posisi yang dipercayakan.

“Jangan terlena dan bermalas-malasan karena jabatan. Jalankan amanah dan tanggung jawab ini dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Bupati berharap jajaran pejabat yang baru dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendorong kemajuan OKU serta membantu daerah mengejar ketertinggalan dari kabupaten lain. “Ingat kata kuncinya integritas dan kompetensi, dan ada yang paling penting yakni loyalitas dan kesetiaan,” tukasnya.(*)

banner 336x280
BACA JUGA :  Empat Tahanan Kabur dari Rutan Baturaja, Tiga Masih Diburu, Satu Ditangkap Kembali