Ngopi Presisi Raso Palembang, Kapolda Kukuhkan Sinergi Polri dan Driver Ojol

banner 468x60


Palembang | informasinews.id — Polda Sumatera Selatan terus memperkuat pendekatan humanis melalui inovasi berbasis komunitas dengan meresmikan Kedai ADO Presisi Polrestabes Palembang, Selasa (5/5/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. di Jalan KH Wahid Hasyim I Nomor 367, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang. Kegiatan ini sekaligus menandai beroperasinya 21 Kedai Kamtibmas yang tersebar di 17 Polres dan Polrestabes jajaran Polda Sumsel.

banner 336x280

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si., unsur TNI, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel. Seluruh Polres jajaran juga mengikuti kegiatan secara daring sebagai bagian dari konsolidasi program berbasis Presisi Polri.

Kedai ADO Presisi mengusung konsep “Ngopi Presisi, Raso Palembang” yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga menjadi pusat layanan dan interaksi antara Polri dan masyarakat. Fasilitas yang tersedia meliputi ruang komunitas, bengkel motor, tempat pencucian kendaraan, layanan kepolisian, mushola, serta ruang dialog terbuka bagi komunitas.

BACA JUGA :  Peringati HUT ke-22, Pemkab OKU Selatan Sukses Gelar Tabligh Akbar dan Doa Bersama

Kapolda Sumsel melakukan peninjauan langsung terhadap seluruh fasilitas sebelum meresmikan kedai melalui prosesi pengguntingan pita. Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan sosial kepada komunitas driver ojek online sebagai bentuk kepedulian Polri.

Program ini merupakan pengembangan dari inisiatif komunitas yang sebelumnya dikenal sebagai Rumah Ojol Palembang. Seiring waktu, konsep tersebut berkembang menjadi Kedai ADO Presisi yang kini mendapat dukungan penuh dari kepolisian sebagai ruang komunikasi yang lebih representatif dan berkelanjutan.

Sebanyak 21 Kedai Kamtibmas yang telah beroperasi di berbagai wilayah mengusung identitas lokal masing-masing. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan Polri tidak bersifat seragam, melainkan menyesuaikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat.

Program ini juga merupakan implementasi dari kebijakan Presisi yang dicanangkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dengan menekankan pendekatan community policing. Melalui kedai ini, Polri membangun komunikasi yang lebih cair, terbuka, dan berbasis kepercayaan dengan masyarakat.

BACA JUGA :  Cekcok soal Pengisian Solar di SPBU Punti Kayu, Sopir Truk Ditusuk hingga Meninggal Dunia

Dari sisi keamanan, keberadaan komunitas driver ojek online yang tergabung dalam jaringan Kedai Kamtibmas berperan sebagai mitra strategis dalam deteksi dini potensi gangguan kamtibmas. Sementara dari sisi sosial ekonomi, fasilitas yang tersedia memberikan manfaat langsung bagi komunitas.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan bahwa keberadaan Kedai ADO Presisi merupakan bagian dari strategi memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

“Rekan-rekan driver ojek online merupakan mitra strategis dalam menjaga kamtibmas. Melalui Kedai Presisi ini, kita bangun komunikasi yang kuat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Sumatera Selatan,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kehadiran 21 Kedai Kamtibmas merupakan bentuk nyata implementasi Polri Presisi di tengah masyarakat.

BACA JUGA :  Ratusan Peserta Ikuti Festival Layang-Layang Pekan Raya Musi Rawas Mantab 2025

“Setiap kedai menjadi ruang dialog antara Polri dan masyarakat. Ini adalah langkah konkret membangun kepercayaan publik yang berkelanjutan,” ujarnya.

Saat ini, Polda Sumsel memastikan program Kedai Kamtibmas akan terus dikembangkan dan diperluas, sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat, khususnya komunitas ojek online dan pelaku usaha mikro.

Keberadaan Kedai ADO Presisi menjadi simbol transformasi Polri yang semakin humanis, adaptif, dan hadir sebagai solusi di tengah dinamika masyarakat modern.(Edi)

banner 336x280