Pemerintah OKU Selatan Gelar Rapat Koordinasi TPID untuk Evaluasi Kinerja 2024 dan Rencana 2025

banner 468x60

Foto : suasana kegiatan rapat koordinasi

Muaradua, OKU Selatan | informasinews.id – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengadakan Rapat Koordinasi untuk meningkatkan kinerja TPID, serta mengevaluasi kinerja tahun 2024 dan merencanakan program kerja tahun 2025, pada Selasa (21/01/2025).

banner 336x280

Rapat yang digelar di Ruang Abdi Praja, Pemkab OKU Selatan ini dipimpin langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda OKU Selatan, Natalion, S.STP., M.Si.

Dalam pembukaannya, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda OKU Selatan, Evita Winda, S.E., M.M., menyampaikan bahwa harga kebutuhan pokok di Kabupaten OKU Selatan, khususnya di Kecamatan Muaradua, relatif stabil selama minggu kedua dan ketiga Januari 2025. Namun, terdapat sedikit kenaikan pada komoditas seperti cabai merah, cabai keriting, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, dan daging ayam ras, yang dipengaruhi oleh faktor cuaca dan kenaikan harga pakan ternak. Selain itu, meningkatnya permintaan akibat acara sosial dan pernikahan juga memengaruhi harga.

BACA JUGA :  Bupati OKU Selatan H Popo Ali Hadiri Langsung Rapat Paripurna Istimewa DPRD OKU Selatan Dalam Rangka HUT KE - 21 Kabupaten OKU Selatan

Evita juga melaporkan hasil monitoring dan evaluasi di Pasar Simpang pasca Tahun Baru 2025. Harga kebutuhan pokok seperti cabai merah besar dijual Rp 60.000/kg, cabai rawit Rp 45.000/kg, dan beras medium berkisar Rp 11.000–Rp 12.500/kg. Namun, terjadi kendala dalam ketersediaan LPG 3 kg yang sulit didapatkan di agen dan pangkalan.

Dalam arahannya, Natalion menegaskan pentingnya strategi dan kebijakan untuk menjaga stabilitas harga melalui penguatan koordinasi antarinstansi, pengendalian harga, pengembangan infrastruktur, dan pemberdayaan usaha mikro dan kecil. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mendukung program pemerintah pusat dan provinsi, terutama menjelang Ramadan 2025.

“Kita perlu mengambil langkah konkret untuk mengendalikan harga agar tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat. Evaluasi dari tahun 2024 akan kita perbaiki di tahun 2025 ini, termasuk mengulangi kegiatan yang efektif seperti operasi pasar,” ungkap Natalion.

BACA JUGA :  PPPK Paruh Waktu OKU Selatan Resmi Dikukuhkan, Bupati Tegaskan Profesionalisme, Loyalitas, dan Integritas

Rapat ini turut dihadiri oleh Danramil, Kasat Intel Polres OKU Selatan, serta perwakilan dari berbagai dinas dan instansi terkait di OKU Selatan.(Ril)

banner 336x280