Peringati Bulan Pengurangan Resiko Bencana, TRC PB dan Forom PRB OKU Gelar Simulasi Penyelamatan Korban Banjir

banner 468x60


Baturaja | informasinews.id — Dalam rangka memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Tahun 2026, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten OKU menggelar simulasi penanganan bencana banjir melalui kegiatan water rescue atau penyelamatan di air.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (15/10/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Danau Wisata Rantau Kumpai, Desa Tungku Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten OKU.

“Simulasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi bencana, khususnya banjir, sekaligus memperkuat kapasitas personel dalam melaksanakan operasi penyelamatan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.” Ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD OKU, Januar Efendi, melalui Manager Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD OKU, Gunalfi

Lanjut dijelaskan Gunalfi, Pelaksanaan kegiatan tersebut menindaklanjuti surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 300.2.8/6456.SJ mengenai pelaksanaan kegiatan peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana.

“Bupati OKU bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten OKU memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Dukungan ini diwujudkan melalui instruksi kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU dan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk melaksanakan kegiatan peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kesiapsiagaan dan mengurangi risiko bencana di wilayah Kabupaten OKU,” jelasnya.

“Melalui kegiatan simulasi water rescue ini, para peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis dalam penanganan keadaan darurat, memperkuat koordinasi lintas instansi, serta meningkatkan efektivitas respons apabila terjadi bencana yang mengancam keselamatan masyarakat.” Tambaynya.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, antara lain Pemerintah Kabupaten OKU, BPBD Kabupaten OKU, Kodim 0403/OKU, Polres OKU, Dinas Pemadam Kebakaran dan Pertolongan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, unsur Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Pemerintah Desa Tungku Jaya, Pramuka Kwartir Cabang OKU, TRC PB Kabupaten OKU, Forum Pengurangan Risiko Bencana Kabupaten OKU, serta para pemangku kepentingan lainnya yang terkait dengan penanggulangan bencana.

Sinergi lintas sektor tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh. Sebab, upaya pengurangan risiko bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh unsur masyarakat dan pemangku kepentingan.

Melalui momentum peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten OKU bersama seluruh unsur terkait menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat koordinasi, serta membangun kesiapsiagaan masyarakat guna meminimalkan dampak dan risiko bencana.
Kesiapsiagaan adalah kunci. Kolaborasi adalah kekuatan. Pengurangan risiko bencana merupakan tanggung jawab bersama.(Hrs)


banner 336x280
BACA JUGA :  Paripurna DPRD Musi Rawas Dengarkan Tanggapan Bupati Terhadap 9 Raperda