Pertamina EP Prabumulih dan Limau Field Dukung Kesemarakan HUT Ke-25 Kota Prabumulih

banner 468x60

Prabumulih | informasinews.id -Pertamina EP (PEP) Prabumulih dan Limau Field, bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4 (Pertamina Hulu Rokan Zona 4), mendukung kesemarakan perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-25 Kota Prabumulih.

Pada perayaan tahun ini, dua perusahaan tersebut ikut serta dalam Pameran Pembangunan HUT Ke-25 Kota Prabumulih yang diselenggarakan di Stadion Prabumulih, 26-28 Oktober 2026. PEP Prabumulih dan Limau Field memberikan informasi mengenai hulu migas dan juga program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) lewat produk-produk hasil karya kelompok-kelompok binaan pada stan PHR Zona 4.

banner 336x280

Wali Kota Prabumulih Arlan beserta istri, Linda Apriana, menyempatkan waktu berkunjung ke stan PHR Zona 4 usai pembukaan pameran. Mereka mencoba Wedang Jerenas yang diproduksi Kelompok Wanita Tani (KWT) Kemuning, binaan PEP Prabumulih Field. Arlan juga mencicipi Pempek Herbal Rainbow buatan KWT Bougenville, binaan PEP Limau Field.

BACA JUGA :  BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR Mesin Pipil Jagung kepada Kelompok Tani Binaan Polres OKU Selatan, Dukung Produktivitas Pertanian Masyarak

Stan PHR Zona 4 turut menerima kunjungan unsur Forkopimda, antara lain Ketua DPRD Kota Prabumulih Deni Victoria, Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, dan Dandim 0404/Muara Enim Letkol Kav. Sahid Winagiri.

“Pameran pembangunan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai oleh Pemerintah Kota Prabumulih sekaligus menjadi wadah promosi dan interaksi langsung antara produsen, distributor, agen, pedagang, pelaku industri, serta masyarakat Kota Prabumulih,” ucap Arlan dalam pembukaan Pameran Pembangunan HUT Ke-25 Kota Prabumulih di Stadion Talang Jimar, Prabumulih, Senin (26/10/2026).

Di pameran tersebut, PEP Prabumulih Field membawa produk-produk dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Kemuning, seperti Wedang Jerenas, Wedang Bunga Telang, Kerupuk Nanas, dan Kerupuk Bawang Dayak. Sementara itu, PEP Limau Field menghadirkan produk-produk KWT Bougenville, seperti Serjale, Kunwak, Wajik Nanas, dan Pempek Herbal Rainbow.

BACA JUGA :  Perumda Tirta Raja Luncurkan Mobil Tangki Air Minum Baru untuk Memastikan Akses Air Bersih di OKU

Dalam memeriahkan HUT Ke-25 Kota Prabumulih, PHR Zona 4 juga melaksanakan kegiatan edukasi hulu minyak dan gas (migas). Perusahaan migas itu mengajak siswa-siswa dari SMK YPS Prabumulih untuk mengenal lebih jauh tentang dunia migas, aspek keselamatan dan pemberdayaan masyarakat.

Sebanyak 20 orang pelajar dan dua orang guru diajak berkeliling ke HSSE Demo Room. Mereka diperkenalkan dengan tahapan hingga peralatan yang digunakan dalam operasi hulu migas PHR Zona 4. Setelah itu, para peserta diajak mengunjungi booth PEP Prabumulih Field dan PEP Limau Field di Pameran Pembangunan HUT Ke-25 Kota Prabumulih.

“Partisipasi ini sebagai wujud kehadiran perusahaan yang tidak hanya berfokus pada operasi hulu migas, tetapi juga tumbuh bersama masyarakat sekitar. Kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kota Prabumulih,” ucap Manager Relations PHR Zona 4 Frans A. Hukom.

BACA JUGA :  Kontingen KKI Polres OKU Berangkat ke Turnamen Karate Piala Ketua Umum FORKI Sumsel 2024

Tumbuh bersama Kota Prabumulih

Bersamaan dengan operasi hulu migas, PEP Prabumulih Field melaksanakan sejumlah program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di Kota Prabumulih. Misalnya, program Rumah Inovasi Daur Ulang Sampah Residu Anorganik (Rindu Resik) di Kelurahan Sungai Medang, Kecamatan Cambai.

Bersama Kelompok Pusat Daur Ulang (PDU), PEP Prabumulih Field mengolah sampah anorganik menjadi produk bernilai ekonomi. Pada program tersebut, perusahaan melibatkan kelompok rentan, meliputi pemulung, lansia, dan perempuan.

PEP Limau Field juga memiliki sejumlah PPM di Kota Prabumulih. Salah satunya program Sehat Alami Bersama KWT Bougenville (Sehati Bougenville).

Bersama ibu-ibu di Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, PEP Limau Field menggerakkan budidaya serta pengolahan tanaman obat keluarga (TOGA). Kegiatan pertanian organik dan pengolahan produk bernilai ekonomi kini menjadi jalur penghasilan tambahan bagi ibu-ibu Patih Galung. (*)

banner 336x280