Portal Rel Patih Galung Ditutup, Warga Menjerit: APM Desak Pemerintah Jangan Tutup Mata

banner 468x60

Portal Rel Patih Galung Ditutup, Warga Menjerit: APM Desak Pemerintah Jangan Tutup Mata

Prabumulih | informasinews.id – Polemik pemasangan portal di perlintasan rel milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di kawasan Patih Galung, Kota Prabumulih, terus memantik perhatian publik. LSM Aliansi Prabumulih Menggugat (APM) secara tegas meminta agar portal tersebut segera dibuka karena dinilai merugikan masyarakat sekitar.

Ketua LSM APM, Adi Susanto SE, menegaskan bahwa penutupan akses tersebut berdampak langsung terhadap mobilitas warga dan aktivitas ekonomi harian.

“Kami secara tegas meminta portal ini dibuka. Aspirasi masyarakat harus menjadi pertimbangan utama, tentu tanpa mengesampingkan faktor keselamatan,” ujar Adi saat peninjauan lapangan bersama sejumlah pihak terkait. Selasa,(24/02/2026).

Menurutnya, keberadaan portal membuat warga harus memutar lebih jauh untuk beraktivitas, termasuk pedagang dan pekerja yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Kondisi ini disebutnya berpotensi menekan pendapatan masyarakat kecil.

Dalam pertemuan yang turut dihadiri perwakilan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, disepakati untuk menunggu keputusan resmi selama tiga hari.

Kehadiran Direktorat Jenderal Perkeretaapian menegaskan bahwa persoalan perlintasan sebidang bukan sekadar isu lokal, melainkan menyangkut aspek keselamatan transportasi nasional.

Kewenangan teknis terkait pembukaan atau penutupan portal diserahkan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Prabumulih sebagai instansi yang bertanggung jawab di tingkat daerah. Pihak perkeretaapian menekankan bahwa setiap kebijakan mengenai perlintasan rel harus merujuk pada regulasi keselamatan yang berlaku.

Sementara itu, Komisi I DPRD Kota Prabumulih yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menyatakan siap mengawal aspirasi masyarakat. DPRD menegaskan pentingnya keseimbangan antara aspek keselamatan dan kepentingan sosial-ekonomi warga.

“Kami DPRD menerima aspirasi ini dan akan mengawal agar ada solusi terbaik. Jangan sampai masyarakat dirugikan, tapi keselamatan juga tetap menjadi prioritas,” ujar salah satu perwakilan Komisi I DPRD Prabumulih.

Hingga kini, masyarakat Patih Galung masih menanti keputusan resmi dari Dishub Prabumulih. LSM APM memastikan akan terus mengawal proses tersebut hingga ada keputusan final terkait pembukaan portal di perlintasan rel tersebut. (Edi)

BACA JUGA :  Polres OKU Timur Tangkap Pelaku Pembunuhan di Desa Minanga Tengah

banner 336x280