
Foto : Aksi damai yang dilakukan oleh ratusan guru honorer Kota Pagaralam beberapa waktu lalu akhirnya membuahkan hasil
Pagaralam | informasinews.id – Aksi damai yang dilakukan oleh ratusan guru honorer Kota Pagaralam beberapa waktu lalu akhirnya membuahkan hasil. Ketua DPRD beserta jajaran yang telah berangkat ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi para guru honorer membawa kabar baik sepulang dari pertemuan dengan Kementerian Pendidikan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, seluruh guru honorer yang berjumlah 218 orang kini telah terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hal ini disampaikan oleh Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Kota Pagaralam, Danial Nasution, dalam keterangannya kepada wartawan. Selasa,( 21/01/2025), pukul 09.00 WIB.
“Alhamdulillah, kami mengapresiasi kinerja tim yang telah berangkat ke Jakarta dan berhasil membawa kabar baik bagi guru honorer Kota Pagaralam. Saat ini seluruh guru honorer yang berjumlah 218 orang telah resmi terdaftar di database BKN pusat dan akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2025 sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar Danial.
Danial juga menegaskan bahwa proses pengajuan formasi bagi guru honorer harus berjalan sesuai aturan tanpa adanya penyimpangan. Ia menginstruksikan Dinas Pendidikan dan BKSDM Kota Pagaralam untuk bekerja secara profesional dan transparan.
“Saya menegaskan agar tidak ada pihak yang bermain-main dalam pengajuan formasi ini. Jika ditemukan adanya kecurangan atau penyalahgunaan kesempatan, maka saya sendiri yang akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Pagaralam, H. Syarul Efendi, juga turut memberikan pernyataan terkait hasil kunjungan tim ke Kementerian Pendidikan.
“Kami telah berupaya semaksimal mungkin agar 218 guru honorer dapat terdaftar dalam database BKN dan diprioritaskan untuk diangkat menjadi PPPK pada tahun 2025. Kami juga akan terus memantau kinerja Dinas Pendidikan dan BKSDM agar tidak ada oknum yang memanfaatkan situasi ini demi kepentingan pribadi. Jika ada indikasi penyimpangan, DPRD tidak akan tinggal diam,” ujarnya.
Dalam perkembangan lain, tim media yang mencoba meminta keterangan dari pejabat bidang kepegawaian Dinas Pendidikan Kota Pagaralam, mendapati respons yang kurang kooperatif. Pihak yang bersangkutan terkesan enggan memberikan informasi secara langsung dan justru mengalihkan tanggung jawab kepada DPRD.
Namun, pada akhirnya, pihak Dinas Pendidikan mengonfirmasi bahwa mereka akan segera mengajukan pengangkatan 218 guru honorer yang telah terdaftar di BKN untuk menjadi PPPK pada tahun 2025 tanpa melalui proses seleksi tambahan, sebagaimana ditegaskan oleh PJ Sekda Kota Pagaralam.
Keberhasilan ini disambut dengan rasa syukur dan harapan besar dari para guru honorer yang telah lama menantikan kejelasan status mereka. Langkah selanjutnya akan bergantung pada kesiapan Dinas Pendidikan dan BKSDM dalam merealisasikan pengangkatan tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku. (Heri)
















