Respon Cepat Dinsos Musi Rawas dan Laskar Mental Tangani ODGJ di BTS Ulu Cecar

banner 468x60

Musi Rawas | informasinews.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Musi Rawas bersama Laskar Mental bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang membutuhkan penanganan medis di Kecamatan Bulang Tengah Suku Ulu (BTS Ulu), Kabupaten Musi Rawas, Selasa (2/11/2026).

banner 336x280

Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinsos Musi Rawas bersama tim Laskar Mental turun langsung untuk melakukan penanganan dan pendampingan terhadap warga berinisial S, sekaligus membantu keluarga agar yang bersangkutan mendapatkan perawatan medis sesuai kebutuhannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, S diketahui mengalami kondisi emosional yang tidak stabil dan memiliki riwayat perilaku temperamental ketika kondisinya kambuh. Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat sekitar sehingga diperlukan penanganan yang tepat dengan melibatkan keluarga dan tenaga medis.

Dalam proses penanganan, pihak keluarga turut berperan membantu menenangkan S sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut. Setelah kondisinya memungkinkan untuk dibawa, S kemudian dibawa ke puskesmas untuk memperoleh pemeriksaan awal.

Selanjutnya, pemeriksaan dilakukan di RS Sobirin Musi Rawas. Berdasarkan kebutuhan penanganan medis lebih lanjut, S kemudian dirujuk ke Palembang agar mendapatkan pelayanan dan perawatan yang lebih intensif.

BACA JUGA :  Media Informasinews.id Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2025

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas M. Rozak melalui Kepala Bidang rehabilitasi sosial (Rehsos) Dicky Ferdinand H, menegaskan bahwa respons cepat tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membantu warga yang membutuhkan penanganan sosial dan medis.

“Ketika menerima laporan dari masyarakat, kami berupaya segera melakukan koordinasi dan turun ke lapangan bersama pihak terkait. Dalam penanganan warga dengan gangguan kesehatan jiwa, keselamatan yang bersangkutan, keluarga, dan masyarakat sekitar harus menjadi perhatian. Kami juga mendorong agar yang bersangkutan mendapatkan pemeriksaan serta perawatan medis sesuai kebutuhan,” ujar Dicky Ferdinand H, SE.

Ia juga menegaskan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam memberikan dukungan kepada warga yang mengalami gangguan kesehatan jiwa, serta mengimbau masyarakat agar melaporkan kondisi serupa kepada pihak terkait sehingga dapat ditangani secara tepat.

Kehadiran Dinsos Musi Rawas bersama Laskar Mental diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga, khususnya dalam proses penanganan, pendampingan, dan akses menuju fasilitas pelayanan kesehatan.

BACA JUGA :  Jejak CCTV Bongkar Aksi Pelaku Pencabulan Anak 10 Tahun di Palembang

Pihak keluarga, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan sejak proses penanganan awal hingga rujukan medis.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Dinas Sosial serta Laskar Mental yang telah membantu keluarga kami. Dengan adanya pendampingan ini, kami merasa tidak menghadapi persoalan ini sendirian. Kami berharap keluarga kami bisa mendapatkan perawatan yang dibutuhkan dan kondisinya berangsur membaik,” Salahsatu kerabatnya.

Dukungan tersebut menjadi penting agar keluarga memiliki pendampingan ketika menghadapi situasi sulit sekaligus dapat melanjutkan proses perawatan sesuai arahan tenaga kesehatan.

Sementara itu, Nofi Ardiyanto Koordinator Laskar Mental, menyampaikan bahwa pihaknya berupaya membantu penanganan warga yang membutuhkan pendampingan sosial dan akses layanan kesehatan jiwa melalui koordinasi dengan Dinas Sosial, keluarga, serta tenaga medis.

“Ketika ada laporan dari masyarakat, kami berupaya membantu melakukan pendampingan sesuai kebutuhan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Penanganan warga dengan gangguan kesehatan jiwa harus mengedepankan pendekatan yang humanis, menjaga keselamatan, serta memastikan yang bersangkutan memperoleh pelayanan medis yang tepat,” Ujar Koordinator Laskar Mental.

BACA JUGA :  Pembunuhan Sadis Staf Bawaslu OKU Selatan Terungkap, Polisi Amankan Pelaku

Ia juga berharap masyarakat untuk tidak memberikan stigma atau melakukan tindakan yang dapat memperburuk kondisi warga yang mengalami gangguan kesehatan jiwa.

Sebaliknya, masyarakat diimbau menyampaikan laporan kepada keluarga, pemerintah desa, Dinas Sosial, atau tenaga kesehatan apabila menemukan warga yang membutuhkan bantuan.

Penanganan terhadap S menjadi gambaran pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, komunitas pendamping, keluarga, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam membantu warga yang membutuhkan perhatian khusus.

Respons yang cepat, pendekatan yang manusiawi, serta tindak lanjut medis menjadi bagian penting dalam memastikan warga memperoleh pertolongan sesuai kebutuhannya.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan masyarakat semakin terbuka untuk melaporkan persoalan sosial dan kesehatan yang membutuhkan penanganan, tanpa mengabaikan martabat, hak, serta keselamatan warga yang bersangkutan.

Dinsos Musi Rawas bersama pihak terkait diharapkan terus memperkuat koordinasi dan pendampingan agar warga yang membutuhkan bantuan dapat memperoleh akses pelayanan yang layak, sementara keluarga mendapatkan dukungan dalam menjalani proses perawatan.(Nay)

banner 336x280