
Foto : Rs Antonio Baturaja
Baturaja | infromasinews.id – Pelayanan buruk rumah sakit Antonio Baturaja, membuat Direktur Surat kabar OKU satu Geram. Kejadian bermula saat Ibu Direktur Surat Kabar OKU satu sedang mengalami sakit dan tidak bisa berdiri, sehingga dibawa ke rumah sakit Antonio.
Namun Saat tiba dirumah sakit, bukan disambut petugas namun pihak keluarga yang menggotong pasien hingga ke pintu UGD.
Setelah tiba di UGD, tidak terlihat satupun petugas perawat yang standby diruangan.
Setelah dipanggil, selang beberapa saat baru tiba perawat dan dokter memeriksa. Setelah pasien diperiksa, dengan berbagai alasan pasien langsung disuruh Pulang/ rawat jalan oleh sang dokter dan beberapa perawat. jum’at (9/5) Sekitar Pukul 05.48 Wib.
Wendra Salah satu Direktur Surat Kabar di OKU, Menyampaikan ketidak puasan terhadap pelayanan dirumah sakit Antonio Baturaja.” Orang nyawa sudah diujung tanduk malah disuruh pulang, Justru kami bawa kerumah sakit biar ada ahli yang menangani.” Ucapnya
Merasa tidak puas, dirinya akan melayangkan surat kepada pihak Rumah sakit antonio atas ketidak puasan pelayanan dan meminta Oknum Dokter dan para perawat yang bertugas pada hari ini untuk di Non aktifkan, ” Hari ini akan saya layangkan surat kepada pimpinan RS. Antonio Baturaja, Jika tidak di indahkan maka akan melakukan aksi unjuk rasa dan aksi lainnya, ” Tegasnya
Saat dikonfirmasi, Salah seorang perawat Rumah sakit Antonio Baturaja seolah menghalangi tugas Jurnalis, Dengan tidak memperbolehkan memfoto atau memvideokan Suasana dirumah sakit, ” Bapak tidak Boleh memfoto atau memvidiokan Kejadian disini, ” Ucapnya (Red / Ril)













