Tokoh Masyarakat Dukung Wali Kota Arlan: Sudah Dihukum, Tak Perlu Pemakzulan

banner 468x60

Tokoh Masyarakat Dukung Wali Kota Arlan: Sudah Dihukum, Tak Perlu Pemakzulan

Prabumulih | informasinews.id – Polemik yang menyeret Wali Kota Prabumulih, Arlan, mendapat sorotan dari berbagai pihak. Sejumlah tokoh masyarakat menilai persoalan tersebut tidak perlu lagi diperpanjang, apalagi sampai pada isu pemakzulan.

Edi Rianto, tokoh masyarakat sekaligus mantan anggota DPRD Sumsel yang juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD Prabumulih dua periode, menegaskan bahwa Arlan telah menjalani konsekuensi hukum dan sosial atas kesalahannya.

“Kita harus bijak. Pak Arlan sudah menerima hukumannya, baik administratif maupun sanksi sosial. Permasalahan ini sebenarnya sudah selesai, masyarakat juga seharusnya bisa menerima dan memaafkannya,” ujar Edi Rianto, Kamis (18/9/2025).

Menurut Edi, rekam jejak kebaikan Arlan tidak boleh diabaikan hanya karena satu kesalahan. Ia menyebut, jauh sebelum menjabat sebagai Wali Kota, Arlan sudah banyak berbuat untuk masyarakat.

“Pak Arlan itu membangun masjid, jembatan dengan uang pribadi, membuka lapangan pekerjaan. Itu kebaikan nyata yang dirasakan masyarakat. Beliau bukan tipe pemimpin munafik. Kesalahannya memang menyentuh orang dekat, tapi itu manusiawi,” imbuhnya.
Edi menilai publik seharusnya lebih proporsional dalam menanggapi isu tersebut. Menurutnya, sanksi sosial yang diterima Arlan sudah sangat berat.

“Beliau bukan hanya dihukum secara aturan, tapi juga dihukum oleh publik, influencer, dan opini media sosial. Itu sangat berat. Tidak ada yang chaos di lapangan. Jadi saya heran kenapa terus dibesar-besarkan. Jangan sampai pemerintah pusat gegabah mengambil langkah pemakzulan. Cukup pembinaan saja,” tegas Edi.

Ia pun menyatakan dukungan terhadap rencana aksi damai masyarakat Prabumulih sebagai bentuk solidaritas untuk Arlan. “Saat ini kita perlu memberikan dukungan agar pemimpin kita tetap fokus membawa kota Prabumulih menuju kemajuan,” katanya.

Lebih lanjut, Edi menekankan bahwa kepercayaan masyarakat kepada Arlan masih sangat kuat. Hal itu, menurutnya, tercermin dari hasil Pilkada lalu, di mana Arlan meraih suara mayoritas.

“Kalau Allah membuka aib setiap orang, tidak akan ada yang berani angkat kepala di muka bumi ini. Jadi jangan terlalu jauh menyeret persoalan ini. Biarkan beliau tetap bekerja untuk rakyat,” tandasnya.
Senada, Mat, warga Kelurahan Prabujaya, mengaku masih menaruh kepercayaan penuh pada Arlan.

“Kami ingin Pak Arlan tabah menghadapi cobaan ini. Kami juga berharap Mendagri bijak, jangan sampai memberhentikan beliau. Karena Pak Arlan ini beda dengan pemimpin lain, jujur dan punya empati tinggi,” pungkasnya. (*)

banner 336x280
BACA JUGA :  PT KDT Diduga Ingkar Janji, Gabungan LSM Desak Pemkot Prabumulih Bertindak