Jelang Nataru, Pemerintah Daerah Kabupaten OKU Lakukan Inspeksi Mendadak Pasar Tradisional

banner 468x60

Foto : kegiatan Pj Bupati OKU sidak pasar tradisional

Baturaja | informasinews.id – Pemerintah Daerah Ogan Komering Ulu (OKU) bersama Forkompinda menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Sidak ini bertujuan untuk memantau harga kebutuhan pokok serta memastikan ketersediaan stok bahan sembako di pasaran.

banner 336x280

Tidak hanya pasar tradisional yang menjadi sasaran inspeksi, namun gudang-gudang sembako dan pangkalan gas elpiji bersubsidi juga turut diperiksa. Hal ini dilakukan guna memastikan pasokan barang kebutuhan pokok dan gas elpiji tetap aman hingga pergantian tahun.

PJ Bupati OKU, Iqbal Alisyahbana, yang turut serta dalam sidak, mengungkapkan bahwa meskipun ditemukan kenaikan harga sejumlah sembako, stok bahan pokok masih dalam kondisi aman. “Kenaikan harga ini bersifat sementara dan diperkirakan akan stabil setelah awal tahun,” ujar Iqbal.

BACA JUGA :  DPRD OKU Sidak Pasar Korpi, Desak Pemindahan Pedagang ke Pasar Induk

Dalam sidak tersebut, ditemukan bahwa harga beberapa komoditas mengalami lonjakan, seperti daging ayam yang sebelumnya dibanderol Rp38.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp44.000 per kilogram. Begitu juga dengan telur, yang semula dijual Rp26.000 per kilogram, kini mencapai Rp30.000 per kilogram.

Namun, meskipun ada kenaikan harga, Iqbal memastikan bahwa kebutuhan masyarakat menjelang Nataru akan tetap tercukupi. “Stok sembako aman, tidak ada masalah dalam distribusi. Kenaikan harga hanya sementara dan diharapkan akan kembali normal setelah tahun baru,” tambah Iqbal.

Selain memantau harga, sidak ini juga bertujuan untuk memastikan tidak ada kelangkaan bahan pokok yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dalam merayakan perayaan akhir tahun. Pemerintah daerah memastikan pihaknya terus memantau harga dan ketersediaan barang hingga Nataru selesai. (Red)

banner 336x280