Kemenag Prabumulih Tegaskan LKS Bukan Kewajiban, Sekolah Diminta Tak Memberatkan

banner 468x60

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Prabumulih, M. Amin

Prabumulih | informasinews.id –  Menanggapi beredarnya keluhan sejumlah wali murid di media sosial terkait pembelian buku Lembar Kerja Siswa (LKS).

banner 336x280

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Prabumulih, M. Amin, pada saat di konfirmasi media ini di kantor kemenag, tepatnya dibelakang kantor pemerintah kota Prabumulih, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi maupun pengaduan tertulis terkait persoalan pembelian LKS di madrasah. Senin, 2/2/2026.

Meski demikian, Kemenag tetap memantau dan mengingatkan satuan pendidikan agar seluruh kebijakan pembelajaran tidak memberatkan peserta didik maupun orang tua.
Menurut M. Amin, penggunaan LKS merupakan bagian dari kewenangan sekolah dalam mendukung proses belajar mengajar.

Sekolah telah memiliki buku paket sebagai buku utama, namun keterbatasan jumlah dan kelengkapan materi menyebabkan buku tersebut belum sepenuhnya mencakup seluruh kebutuhan pembelajaran. Oleh karena itu, guru dapat menggunakan LKS sebagai buku penunjang.

BACA JUGA :  Wakapolres Pagar Alam Pimpin Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat Musi 2025

Ia menegaskan, penggunaan LKS tidak bersifat wajib dan tidak boleh dipaksakan kepada siswa. “Bagi siswa yang tidak mampu, sekolah diminta memberikan solusi yang bijak, seperti memfasilitasi fotokopi materi atau melalui mekanisme pembayaran secara bertahap,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas MAN 1 Prabumulih, Wisnu Umar, S.Ag, mewakili Kepala Sekolah Neli Septiana, S.Ag., M.Pd.I, saat di bincangi media ini di ruang humas MAN 1 Prabumulih menyampaikan bahwa kebijakan terkait LKS di MAN 1 Prabumulih telah disesuaikan dengan ketentuan Kementerian Agama.

Pihak sekolah menegaskan tidak melakukan penjualan LKS dan tidak mewajibkan siswa untuk membelinya.
“LKS bersifat sebagai buku pendukung pembelajaran. Siswa yang tidak memiliki LKS tetap difasilitasi dalam proses belajar. Akses literasi dan pencarian materi pelajaran tidak

banner 336x280